Membuat CV yang menarik dan efektif adalah salah satu kunci untuk berhasil dalam mencari pekerjaan. Salah satu elemen terpenting dalam CV adalah bagian keahlian.
Bagian ini bisa membuat perbedaan antara dipanggil untuk wawancara atau tidak. Jadi, bagaimana cara menonjolkan keahlian dalam CV kamu?
Cara Menonjolkan Keahlian dalam CV
Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kau gunakan untuk menonjolkan keahlian dalam CV supaya HRD lebih tertarik:
1. Kenali Keahlian yang Relevan
Langkah pertama adalah mengidentifikasi keahlian yang relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Tidak semua keahlian perlu dimasukkan ke dalam CV.
Fokuslah pada keahlian yang paling relevan dan yang paling dibutuhkan oleh posisi yang kamu inginkan. Kamu bisa menemukan informasi ini di deskripsi pekerjaan atau dari riset tentang perusahaan tersebut.
2. Kelompokkan Keahlian
Mengelompokkan keahlian dalam kategori bisa membantu perekrut dengan cepat memahami kemampuan kamu.
Contohnya, kamu bisa membagi keahlian menjadi "Keahlian Teknis", "Keahlian Manajemen", dan "Keahlian Komunikasi". Ini akan membuat CV kamu terlihat lebih terstruktur dan mudah dibaca.
3. Gunakan Kata Kunci yang Tepat
Banyak perusahaan menggunakan sistem pelacakan pelamar (ATS) untuk menyaring CV. Agar CV kamu bisa lolos dari penyaringan ini, pastikan kamu menggunakan kata kunci yang sesuai dengan deskripsi pekerjaan. Kata kunci ini biasanya bisa kamu temukan dalam iklan lowongan kerja.
4. Sertakan Contoh Konkrit
Menonjolkan keahlian saja tidak cukup. Kamu juga perlu menyertakan contoh konkret yang menunjukkan bagaimana kamu menggunakan keahlian tersebut.
Misalnya, jika kamu menyatakan memiliki keahlian dalam manajemen proyek, berikan contoh proyek yang pernah kamu kelola, hasil yang dicapai, dan bagaimana kontribusi kamu dalam keberhasilan proyek tersebut.
5. Tampilkan Sertifikasi dan Pelatihan
Jika kamu memiliki sertifikasi atau telah mengikuti pelatihan yang relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar, sertakan informasi ini dalam CV kamu. Ini bisa menjadi bukti tambahan bahwa kamu memiliki keahlian yang dibutuhkan.
6. Gunakan Angka dan Data
Menggunakan angka dan data bisa memberikan gambaran yang lebih jelas tentang keahlian kamu.
Misalnya, daripada hanya menulis "berpengalaman dalam penjualan", kamu bisa menulis "meningkatkan penjualan sebesar 20% dalam 6 bulan". Data ini memberikan bukti konkret tentang kemampuan kamu.
7. Perbarui CV Secara Berkala
Pastikan kamu selalu memperbarui CV kamu setiap kali ada pencapaian baru atau ketika kamu memperoleh keahlian baru. CV yang selalu diperbarui menunjukkan bahwa kamu proaktif dan selalu berkembang.
8. Minta Umpan Balik
Sebelum mengirim CV, mintalah umpan balik dari teman atau rekan kerja yang memiliki pengalaman dalam proses rekrutmen. Mereka bisa memberikan perspektif baru dan mungkin menemukan kekurangan yang kamu lewatkan.
Kesimpulan
Menonjolkan keahlian dalam CV bukan hanya tentang menulis daftar keahlian yang kamu miliki, tetapi juga tentang bagaimana kamu menyajikannya dengan cara yang menarik dan relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa membuat CV yang tidak hanya menarik perhatian perekrut tetapi juga meningkatkan peluang kamu untuk mendapatkan pekerjaan impian.