Curriculum Vitae (CV)

Cara Menulis CV untuk Posisi di Lembaga Nirlaba

anita adriany

Cara Menulis CV untuk Posisi di Lembaga Nirlaba

Menulis CV (Curriculum Vitae) untuk posisi di lembaga nirlaba membutuhkan pendekatan yang sedikit berbeda dibandingkan dengan posisi di perusahaan profit.

Di lembaga nirlaba, nilai-nilai seperti dedikasi, empati, dan keinginan untuk berkontribusi bagi masyarakat sangat dihargai.

Oleh karena itu, CV kamu harus mampu mencerminkan komitmen kamu terhadap misi dan visi organisasi tersebut.

Berikut adalah langkah-langkah yang dapat kamu ikuti untuk menulis CV yang menarik bagi lembaga nirlaba.

1. Penelitian Tentang Lembaga Nirlaba

Sebelum mulai menulis CV, penting untuk melakukan penelitian mendalam tentang lembaga nirlaba yang kamu tuju.

Pelajari visi, misi, nilai-nilai, dan program-program utama mereka. Informasi ini akan sangat berguna dalam menyesuaikan CV kamu agar relevan dengan tujuan dan budaya organisasi tersebut.

2. Gunakan Format yang Jelas dan Profesional

CV untuk lembaga nirlaba sebaiknya memiliki format yang bersih, jelas, dan profesional. Gunakan font yang mudah dibaca seperti Arial atau Times New Roman dengan ukuran 11 atau 12. Pastikan ada cukup ruang putih untuk membuat CV terlihat rapi dan tidak terlalu padat.

3. Tulis Ringkasan Pribadi yang Menarik

Di bagian atas CV, sertakan ringkasan pribadi yang singkat dan padat. Jelaskan siapa kamu, pengalaman kamu, dan mengapa kamu tertarik bekerja di lembaga nirlaba tersebut.

Pastikan untuk menyoroti dedikasi kamu terhadap pekerjaan sosial dan kontribusi yang ingin kamu berikan.

Contoh:

Seorang profesional dengan pengalaman 5 tahun di bidang manajemen proyek dan pengembangan komunitas. Berkomitmen untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui kerja di lembaga nirlaba. Memiliki kemampuan komunikasi yang kuat dan terbiasa bekerja dalam tim.

4. Fokus pada Pengalaman yang Relevan

Sertakan pengalaman kerja yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Jika kamu pernah bekerja di lembaga nirlaba sebelumnya, pastikan untuk menyoroti pencapaian-pencapaian penting dan kontribusi kamu.

Jika tidak, kamu bisa menonjolkan pengalaman kerja yang memiliki keterkaitan dengan pekerjaan sosial atau kegiatan sukarela.

Contoh:

Manajer Proyek di Yayasan ABC (Januari 2020 - Sekarang)
- Mengelola program pengembangan komunitas yang berhasil meningkatkan akses pendidikan untuk 500 anak.
- Berkoordinasi dengan donatur dan mitra lokal untuk mendapatkan pendanaan sebesar Rp 500 juta.
- Melatih 30 relawan dalam keterampilan manajemen proyek dan penggalangan dana.

5. Sertakan Pengalaman Sukarela

Pengalaman sukarela sangat penting dalam CV untuk lembaga nirlaba. Ini menunjukkan komitmen kamu terhadap kerja sosial dan keinginan kamu untuk membantu orang lain.

Jelaskan peran kamu, organisasi tempat kamu menjadi sukarelawan, dan kontribusi yang kamu berikan.

Contoh:

Relawan di Panti Asuhan XYZ (Juni 2018 - Desember 2019)
- Mengorganisir kegiatan belajar dan bermain untuk anak-anak.
- Membantu dalam penggalangan dana melalui acara tahunan.
- Mengelola media sosial untuk meningkatkan kesadaran publik tentang panti asuhan.

6. Tekankan Keterampilan yang Dibutuhkan

Lembaga nirlaba sering mencari kandidat dengan keterampilan tertentu seperti manajemen proyek, komunikasi, penggalangan dana, dan kepemimpinan.

Pastikan untuk menyoroti keterampilan-keterampilan ini dalam CV kamu. Sertakan juga keterampilan tambahan yang relevan seperti kemampuan berbahasa asing atau penggunaan perangkat lunak tertentu.

Contoh:

Keterampilan:
- Manajemen Proyek: Berpengalaman dalam mengelola proyek dengan anggaran besar dan tim yang beragam.
- Komunikasi: Mahir dalam komunikasi lisan dan tulisan, serta presentasi publik.
- Penggalangan Dana: Terbukti berhasil dalam merancang dan melaksanakan strategi penggalangan dana.
- Bahasa: Bahasa Inggris (Mahir), Bahasa Spanyol (Dasar).

7. Pendidikan dan Pelatihan

Sertakan informasi tentang pendidikan formal dan pelatihan yang relevan. Jika kamu mengikuti kursus atau pelatihan terkait pekerjaan sosial, pastikan untuk mencantumkannya. Ini menunjukkan bahwa kamu terus berupaya meningkatkan kemampuan dan pengetahuan kamu.

Contoh:

Sarjana Sosial, Universitas ABC (2015 - 2019)
- Fokus pada studi tentang pembangunan masyarakat dan kebijakan publik.
- Lulus dengan predikat cum laude.

8. Buat CV yang Personalisasi

Terakhir, buat CV yang personalisasi untuk setiap lembaga nirlaba yang kamu lamar. Sesuaikan isi CV kamu dengan kebutuhan dan budaya organisasi tersebut.

Ini menunjukkan bahwa kamu serius dan benar-benar tertarik dengan posisi yang kamu lamar.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu akan mampu menulis CV yang efektif dan menarik bagi lembaga nirlaba.

Ingat, yang terpenting adalah menunjukkan dedikasi kamu untuk berkontribusi dalam misi sosial dan membuat perbedaan bagi masyarakat. Semoga sukses!

Baca Juga

Leave a Comment