- Sertifikasi Profesional: Seperti sertifikat manajemen proyek (PMP) atau sertifikat digital marketing.
- Kursus Online: Kursus dari platform seperti Coursera, edX, atau LinkedIn Learning.
- Pendidikan Formal: Gelar tambahan atau program studi yang mendukung peralihan karirmu.
7. Menyertakan Portfolio atau Contoh Kerja
Jika memungkinkan, sertakan portfolio atau contoh kerja yang relevan. Ini bisa membantu perekrut melihat kemampuanmu secara langsung. Misalnya, jika kamu beralih ke industri kreatif, sertakan link ke portfolio desain atau proyek kreatif lainnya.
8. Membuat Cover Letter yang Mendukung
Cover letter adalah kesempatan untuk menjelaskan lebih lanjut alasan kamu beralih karir dan bagaimana pengalamanmu yang unik bisa membawa manfaat bagi perusahaan. Beberapa hal yang bisa kamu tekankan dalam cover letter:
- Motivasi Beralih Karir: Jelaskan alasan kamu tertarik dengan bidang baru.
- Keterampilan yang Relevan: Soroti keterampilan yang bisa kamu bawa ke posisi baru.
- Pengalaman yang Berhubungan: Ceritakan pengalaman spesifik yang relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar.
9. Memeriksa dan Mengedit CV
Sebelum mengirim CV, pastikan kamu memeriksa dan mengeditnya dengan teliti. Beberapa hal yang perlu diperhatikan: