- Industri dan Posisi: Pahami ekspektasi dan norma di industri yang kamu tuju.
- Keterampilan Desain: Jika kamu tidak yakin dengan kemampuan desainmu, lebih baik pilih template sederhana tapi profesional.
- Informasi vs Desain: Pastikan desain tidak mengalahkan konten. Informasi tentang pengalaman dan keterampilan kamu tetap harus menjadi fokus utama.
- Uji Coba: Jika ragu, buat dua versi CV – satu berdesain menarik dan satu standar. Uji coba keduanya dan lihat mana yang memberikan hasil lebih baik.
Kesimpulan
CV dengan desain menarik bisa menjadi alat yang powerful untuk membedakan dirimu dari kandidat lain. Namun, ini bukan solusi one-size-fits-all.
Kamu perlu mempertimbangkan dengan cermat apakah ini pilihan yang tepat untuk situasi dan tujuan karirmu.
Yang terpenting, ingatlah bahwa desain hanyalah satu aspek dari CV. Konten yang kuat, pengalaman yang relevan, dan keterampilan yang sesuai tetap menjadi faktor utama yang akan membuatmu dilirik oleh perekrut.