Membuat Curriculum Vitae (CV) yang menarik dan efektif sangat penting dalam proses pencarian kerja.
CV adalah dokumen pertama yang dilihat oleh calon pemberi kerja, jadi penting untuk membuatnya sebaik mungkin.
Nah, kali ini kita akan membahas struktur CV yang baik dan benar agar kamu bisa meningkatkan peluangmu diterima.
1. Informasi Pribadi
Bagian pertama dari CV adalah informasi pribadi. Di sini, kamu perlu mencantumkan:
- Nama Lengkap: Pastikan nama kamu ditulis dengan jelas.
- Alamat: Ini bisa berupa alamat tempat tinggal atau lokasi yang relevan untuk pekerjaan.
- Nomor Telepon: Pilih nomor yang sering kamu gunakan agar mudah dihubungi.
- Email: Gunakan email yang profesional, hindari nama yang terlalu informal.
- LinkedIn: Jika kamu memiliki profil LinkedIn yang aktif, cantumkan juga.
2. Ringkasan Profil
Setelah informasi pribadi, buatlah ringkasan profil singkat. Di bagian ini, kamu bisa menjelaskan siapa dirimu secara keseluruhan. Tulis beberapa kalimat yang mencakup:
- Pengalaman kerja
- Keahlian utama
- Apa yang membuatmu unik
Usahakan ringkasan ini tidak lebih dari 3-4 kalimat agar tetap padat dan jelas.
3. Pengalaman Kerja
Bagian pengalaman kerja adalah bagian terpenting dari CV. Di sini, kamu harus mencantumkan:
- Nama Perusahaan: Tempat kamu bekerja sebelumnya.
- Jabatan: Sebutkan posisi yang kamu jalani.
- Tanggal Bekerja: Tanggal mulai dan berakhirnya kamu bekerja di sana.
- Deskripsi Tugas: Gunakan bullet point untuk menjelaskan tanggung jawab dan pencapaianmu. Fokus pada hasil yang dapat diukur, misalnya peningkatan penjualan atau proyek yang berhasil diselesaikan.
Contoh:
PT XYZ, Marketing Manager (Januari 2020 - Desember 2022)
- Meningkatkan penjualan sebesar 30% dalam dua tahun.
- Mengelola tim yang terdiri dari 5 orang.
4. Pendidikan
Setelah pengalaman kerja, tuliskan latar belakang pendidikanmu. Sebutkan:
- Nama Institusi: Tempat kamu menempuh pendidikan.
- Gelar: Sebutkan gelar yang diperoleh.
- Tanggal Lulus: Bulan dan tahun kelulusan.
Jika kamu memiliki prestasi akademik yang signifikan, seperti cum laude atau penghargaan lainnya, jangan ragu untuk mencantumkannya.
5. Keahlian
Bagian ini adalah kesempatanmu untuk menunjukkan keahlian yang relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Pisahkan keahlian dalam kategori:
- Keahlian Teknis: Misalnya, software yang kamu kuasai atau bahasa pemrograman.
- Keahlian Interpersonal: Seperti komunikasi, kepemimpinan, atau kerja tim.
Pastikan keahlian yang kamu cantumkan relevan dengan posisi yang kamu inginkan.
6. Sertifikasi dan Pelatihan
Jika kamu memiliki sertifikasi atau mengikuti pelatihan tambahan, sertakan bagian ini. Sebutkan:
- Nama Sertifikasi/Pelatihan: Misalnya, sertifikat manajemen proyek.
- Penyelenggara: Siapa yang mengeluarkan sertifikat tersebut.
- Tanggal: Kapan kamu mendapatkan sertifikasi itu.
7. Aktivitas Ekstrakurikuler dan Volunteer
Bagian ini bisa menunjukkan bahwa kamu adalah orang yang aktif. Cantumkan pengalaman organisasi, kegiatan sosial, atau sukarela yang kamu ikuti. Hal ini bisa menjadi nilai tambah, terutama jika kamu masih fresh graduate.
8. Referensi
Terakhir, jika memungkinkan, sertakan bagian referensi. Kamu bisa mencantumkan 2-3 orang yang bisa memberikan rekomendasi tentangmu. Pastikan untuk meminta izin kepada mereka sebelum mencantumkan namanya.
Dengan mengikuti struktur di atas, kamu akan memiliki CV yang tidak hanya lengkap tetapi juga menarik perhatian pemberi kerja.